Direktur KSKK Madrasah Apresiasi Inovasi dan Layanan Inklusif MTsN 1 Model Banda Aceh
Direktur KSKK Madrasah Apresiasi Inovasi dan Layanan Inklusif MTsN 1 Model Banda Aceh
Diterbitkan : Jum, 9 Oktober 2026
Penulis : Zahri
WhatsApp-Image-2026-10-09-at-09.23.34-1

Direktur KSKK Madrasah Ditjen Pendis Kemenag RI Prof Dr Hj Nyayu Khodijah SAg MSi mengapresiasi pengembangan mutu, inovasi dan layanan pendidikan inklusif di MTsN 1 Model Banda Aceh.

Apresiasi tersebut disampaikan saat Nyayu melakukan kunjungan ke MTsN 1 Model Banda Aceh, Selasa 06 Oktober 2026, untuk melihat langsung perkembangan pengelolaan, inovasi serta pengembangan potensi peserta didik. Ia didampingi Kabid Penmad Kanwil Kemenag Aceh H Khairul Azhar SAg MSi dan Kepala MAN 1 Banda Aceh Dr Nursiah SAg M Pd.

Kedatangan rombongan disambut Kepala MTsN 1 Model Banda Aceh Dr Hj Ummiyani SAg M Pd CPLA bersama Kepala TU Muzakir SSosI MSi, para wakil kepala, guru dan tenaga kependidikan.

Nyayu menekankan agar penguatan madrasah tidak berhenti pada program, tetapi mampu memberikan dampak nyata terhadap pembelajaran dan perkembangan siswa.

“Madrasah harus terus melakukan penguatan mutu, baik dari sisi kurikulum, sarana dan prasarana, kelembagaan maupun pengembangan potensi peserta didik. Yang paling penting adalah bagaimana seluruh program tersebut memberikan dampak nyata terhadap kualitas pembelajaran dan perkembangan siswa,” ujar Nyayu.

Dalam kunjungan yang sama, Nyayu juga meninjau Unit Layanan Disabilitas (ULD) MTsN 1 Model Banda Aceh. Ia melihat langsung layanan pendampingan, konseling serta berbagai upaya madrasah dalam menciptakan lingkungan belajar yang ramah dan inklusif.

“Kami mengapresiasi apa yang sudah dilakukan MTsN 1 Model Banda Aceh melalui Unit Layanan Disabilitas. Pendidikan inklusif bukan hanya tentang menyediakan fasilitas, tetapi bagaimana madrasah mampu memberikan layanan yang tepat, pendampingan yang baik, serta menciptakan lingkungan yang membuat semua anak merasa diterima dan memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang,” katanya.

Kepala MTsN 1 Model Banda Aceh Dr Hj Ummiyani mengatakan, penguatan layanan inklusif menjadi bagian dari komitmen madrasah untuk memastikan setiap peserta didik mendapatkan ruang yang aman, nyaman dan setara untuk berkembang.

“Pendidikan inklusif bagi kami bukan sekadar program, tetapi merupakan bagian dari budaya madrasah,” ujarnya.

Berita, Umum

Artikel Lainnya

MTsN 1 Banda Aceh...
BANDA ACEH – MTsN 1 Banda Aceh kembali menorehkan prestasi pada ajang Religion, Art, Language, Science, and Sport...
Sab, 3 Oktober 2026 | 8:30
Dari Aceh ke Panggung...
BANDA ACEH – Inovasi siswa MTsN 1 Banda Aceh kembali mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional. EduSecure IoT,...
Rab, 30 September 2026 | 3:11
1060 Peserta Ikut Bimtek,...
Banda Aceh – Forum Pendidik Madrasah Inklusif (FPMI) Provinsi Aceh bekerjasama dengan Bunda Inklusi Kemenag Aceh menggelar Bimbingan...
Jum, 25 September 2026 | 5:10
Perkuat Komitmen Pendidikan Inklusif,...
BANDA ACEH – MTsN 1 Banda Aceh terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat penyelenggaraan pendidikan yang inklusif, ramah, dan...
Jum, 25 September 2026 | 1:51