BANDA ACEH – Palang Merah Remaja (PMR) MTsN 1 Banda Aceh mengikuti kegiatan orientasi dan pembekalan yang diberikan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banda Aceh.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya madrasah dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kepedulian peserta didik terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan kesehatan.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 13 September 2026, tersebut dilaksanakan di Markas PMI Kota Banda Aceh diikuti seratusan anggota PMR MTsN 1 Banda Aceh sebagai bekal dalam menjalankan berbagai kegiatan kepalangmerahan, baik di lingkungan madrasah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai dasar-dasar kepalangmerahan, pertolongan pertama, kepedulian terhadap sesama, serta pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai kondisi yang membutuhkan bantuan.
Kegiatan berlangsung secara interaktif. Para peserta tidak hanya mendapatkan materi secara teori, tetapi juga memperoleh arahan dan pengetahuan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Tim PMI Kota Banda Aceh juga memberikan motivasi kepada anggota PMR agar mampu menjadi pelajar yang memiliki kepedulian sosial, tanggap terhadap lingkungan sekitar, serta siap membantu sesama sesuai dengan kemampuan dan prinsip-prinsip kemanusiaan.
Kepala MTsN 1 Banda Aceh, Dr. Hj. Ummiyani, S.Ag., M.Pd., menyambut baik kegiatan orientasi dan pembekalan tersebut. Menurutnya, PMR merupakan salah satu wadah yang strategis dalam membentuk karakter peserta didik, khususnya dalam menumbuhkan sikap peduli, disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki jiwa kemanusiaan.
“Pembekalan ini sangat bermanfaat bagi anggota PMR. Selain mendapatkan pengetahuan dan keterampilan, anak-anak juga belajar tentang kepedulian, kerja sama, kedisiplinan, serta bagaimana membantu orang lain dengan tepat,” ujar Ummiyani.
Ia berharap pembinaan bersama PMI Kota Banda Aceh dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga anggota PMR MTsN 1 Banda Aceh semakin terampil, percaya diri, dan mampu memberikan kontribusi positif di lingkungan madrasah maupun masyarakat.
Sementara itu, Pembina PMR MTsN 1 Banda Aceh, Armaidi, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa kegiatan orientasi PMR menjadi momentum penting untuk memberikan pemahaman dasar kepada para anggota sebelum mereka terlibat lebih jauh dalam berbagai kegiatan kepalangmerahan.
“Melalui orientasi ini, kita ingin anggota PMR memahami terlebih dahulu apa itu PMR, nilai-nilai yang harus dimiliki, serta tanggung jawab mereka sebagai anggota. Kami berharap mereka tidak hanya aktif dalam kegiatan, tetapi juga mampu menerapkan sikap peduli dan membantu sesama dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Armaidi.
Menurutnya, keberadaan PMR di madrasah tidak hanya diarahkan pada penguasaan keterampilan pertolongan pertama, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter dan kepedulian sosial peserta didik.
Pembekalan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi anggota PMR MTsN 1 Banda Aceh untuk terus mengembangkan kemampuan sekaligus menumbuhkan semangat kemanusiaan. Melalui kegiatan kepalangmerahan, peserta didik diharapkan tumbuh menjadi generasi yang peduli, sigap, disiplin, dan bertanggung jawab terhadap sesama.